Pelajaran 14: ملخص فقه الأشراط الكونية والمالحم - Ikhtisar Fiqih Tanda-Tanda Kosmis dan Peperangan-Peperangan Besar
Teks Arab (dari PDF asli)
قَالَ تَعَالَىٰ: ﴿سَنُرِيهِمْ آيَاتِنَا فِي الْآفَاقِ وَفِي أَنفُسِهِمْ حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَهُمْ أَنَّهُ الْحَقُّ﴾ [فصلت: 53]
قَالَ تَعَالَىٰ: ﴿وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيُعَذِّبَهُمْ وَأَنتَ فِيهِمْ ۚ وَمَا كَانَ اللَّهُ مُعَذِّبَهُمْ وَهُمْ يَسْتَغْفِرُونَ﴾ [الأنفال: 33]
قَالَ تَعَالَىٰ: ﴿فَلَمَّا يَسُّوا مِنْهُ خَلَصُوا نَجِيًّا ۖ قَالَ قَدْ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مِّن قَبْلِي بِالْحَقِّ﴾ [الزخرف: 23]
الْمَلَاحِمُ: هِيَ الْحُرُوبُ الطَّاحِنَةُ الَّتِي تَلْتَحِمُ فِيهَا الْجُيُوشُ، وَتَكْثُرُ الْقَتَالُ وَالْقَتْلُ.
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ: «إِذَا هَلَكَ كِسْرَى فَلَا كِسْرَى بَعْدَهُ، وَإِذَا هَلَكَ قَيْصَرُ فَلَا قَيْصَرَ بَعْدَهُ، وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَتُنْفَقَنَّ كُنُوزُهُمَا فِي سَبِيلِ اللَّهِ». [متفق عليه]
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ: «سَتَكُونُ فِتَنٌ كَأَنَّهَا قِطَعُ اللَّيْلِ الْمُظْلِمِ، يُصْبِحُ الرَّجُلُ فِيهَا مُؤْمِنًا وَيُمْسِي كَافِرًا، إِلَّا مَنْ أَحْيَاهُ اللَّهُ بِالْعِلْمِ». [رواه أحمد]
Terjemahan Lengkap
Pelajaran keempat belas ini membahas ikhtisar fiqih asyrath al-kawniyyah (tanda-tanda kosmis) dan al-malahim (peperangan-peperangan besar). Ini adalah cabang keempat dari lima cabang fiqih at-tahawwulat.
1. Asyrath Al-Kawniyyah (الأشراط الكونية) — Tanda-Tanda Kosmis
Definisi: Asyrath al-kawniyyah (tanda-tanda kosmis) adalah tanda-tanda yang terjadi di alam semesta — baik di langit maupun di bumi — yang menjadi penanda dekatnya Hari Kiamat atau perubahan-perubahan besar dalam sejarah umat manusia.
Dalil dari Al-Quran:
"Akan Kami tunjukkan kepada mereka tanda-tanda (kebesaran) Kami di segenap penjuru dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa (Al-Quran) itu adalah benar." (QS. Fushshilat: 53)
"Dan tidaklah Allah akan menyiksa mereka, sedang kamu (Muhammad) berada di antara mereka, dan tidaklah (pula) Allah akan menyiksa mereka sedang mereka meminta ampunan." (QS. Al-Anfal: 33)
Dalil dari Hadits:
"Telah hampir waktunya di mana tidak ada yang tersisa dari zaman itu yang lebih baik daripada zaman yang sudah lalu. Dan akan tinggalkan atas kalian satu zaman yang aku tidak peduli apakah kalian mati di permulaannya, pertengahannya, atau akhirnya." (HR. Ahmad)
2. Macam-Macam Tanda Kosmis
Tanda-tanda kosmis terbagi menjadi beberapa kategori:
a. Tanda-Tanda Astronomis (فلكية)
- Matahari terbit dari barat — matahari terbit dari tempatnya yang terbenam
- Bintang-bintang berjatuhan — hilangnya cahaya bintang-bintang
- Gerakan bulan dan matahari yang tidak normal — perubahan orbit
- Gerhana matahari dan bulan yang berurutan — tanda khusus
b. Tanda-Tanda Geologis (أرضية)
- Gunung-gunung yang berguguran — QS. At-Takwir: 3
- Laut yang meluap — tanda khusus
- Tanah yang memuntahkan orang-orang kafir — QS. Al-An'am: 31
- Bumi yang diratakan — QS. Al-Fajr: 21
- Binatang-binatang aneh yang muncul — berbagai penampakan aneh
c. Tanda-Tanda Meteorologis (مناخية)
- Hujan yang tidak berguna — hujan tanpa manfaat
- Angin yang merusak — berbagai bencana angin
- Suhu yang tidak normal — panas yang menyengat
- Bencana alam bertubi-tubi — berbagai musibah
3. Al-Malahim (الملاحم) — Peperangan-Peperangan Besar
Definisi: Al-malahim (bentuk jamak dari al-malhamah) adalah peperangan-peperangan besar dan dahsyat yang terjadi di akhir zaman, di mana pasukan-pasukan yang besar saling bertemu dan bertempur, dengan korban jiwa yang sangat banyak.
Dalil penting:
"Apabila telah rusak kaum Persia, maka tidak akan ada Persia lagi setelah itu. Dan apabila telah rusak Romawi, maka tidak akan ada Romawi lagi setelah itu. Demi Dzat yang jiwaku di tangan-Nya, sungguh hartanya akan dibelanjakan di jalan Allah." (Muttafaq 'alaih - HR. Bukhari dan Muslim)
"Akan ada fitnah-fitnah seperti potongan-potongan malam yang gelap, di pagi hari seorang beriman dan di sore hari kafir, kecuali yang dihidupkan Allah dengan ilmu." (HR. Ahmad)
4. Tahapan-Tahapan Peperangan Besar
Para ulama membagi peperangan-peperangan besar menjadi beberapa tahapan:
Tahapan Pertama: Peperangan-Perang Salib
- Peperangan antara kaum Muslimin dan bangsa Eropa Kristen
- Dimulai dengan ekspansi bangsa Eropa ke tanah Muslim
- Berlangsung selama berabad-abad
Tahapan Kedua: Peperangan-Pepertempuran Menghanguskan
- Peperangan antara berbagai kekuatan besar di dunia
- Mengakibatkan kehancuran besar
Tahapan Ketiga: Perang-perang saudara (fitnah)
- Pertempuran antar sesama Muslim
- Sangat dahsyat dan memilukan
Tahapan Keempat: Peperangan Akhir Zaman
- Peperangan antara al-Mahdi dengan Sufyani
- Peperangan antara kaum Muslimin dengan Dajjal
- Peperangan dengan Ya'juj dan Ma'juj
- Perang saudara yang dahsyat
5. Pelajaran dari Peperangan-Peperangan Besar
Pelajaran penting dari sejarah peperangan:
- Kebenaran selalu menang pada akhirnya — meskipun tampak tersingkir
- Umat Islam akan kembali bersatu — setelah melewati masa-masa sulit
- Persatuan adalah kunci kekuatan — perpecahan adalah kelemahan
- Kesabaran adalah senjata utama — dalam menghadapi cobaan
- Doa adalah benteng terkuat — di medan pertempuran
Catatan
-
Konteks Historis: Pelajaran ini sangat kaya dengan rujukan historis — termasuk rujukan ke hadits-hadits tentang kehancuran Persia dan Romawi, yang merupakan peristiwa besar dalam sejarah Islam pada abad pertama hijriah.
-
Metodologi Pengarang: Al-Habib Abu Bakar al-Habib sangat detail dalam menjelaskan tahapan-tahapan sejarah — beliau membagi peristiwa-peristiwa besar dalam periode-periode yang jelas dengan analisis yang mendalam.
-
Peringatan Penting: Dalam memahami hadits-hadits tentang tanda-tanda kosmis dan peperangan besar, hendaknya tidak mengingkari bahwa Allah ﷻ Maha Kuasa untuk melakukan apa saja — termasuk membuat tanda-tanda yang belum kita pahami dengan ilmu kita.
-
Aplikasi Praktis: Pelajaran ini mengajarkan umat Islam untuk tidak takut dengan tanda-tanda kiamat, melainkan tetap teguh dalam menjalankan syariat Islam, dan memperbanyak amal shaleh sebagai bekal menghadapinya.
Wallahu a'lam bish-shawab